Giri Ramanda Kiemas Minta Pemerintah Evaluasi Secara Rutin Jika WFH Diberlakukan

Jika tidak efektif atau tidak mencapai tujuan sebenarnya untuk menghemat penggunaan energi maka kebijakan WFH harus dibatalkan.
Kamis, 02 April 2026 14:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi II DPR RI Giri Ramanda Kiemas, meminta pemerintah untuk melakukan evaluasi secara rutin jika kebijakan work from home (WFH) atau kerja dari rumah diberlakukan guna melakukan penghematan energi.

Sebab, kata Giri, jika penerapan kebijakan tersebut nantinya tidak efektif atau tidak mencapai tujuan sebenarnya untuk menghemat penggunaan energi maka kebijakan WFH harus dibatalkan.

Kebijakan WFH ini harus dievaluasi secara mendalam setiap bulan agar efektivitasnya benar apa tidak. Kalau tidak efektif ya dibatalkan saja, kata Giri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Kamis (2/4/2026).

Sebab kata Giri, jangan sampai penerapan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pekerja swasta justru menurunkan produktivitas kerja di setiap instansi.

Tapi intinya kebijakan WFH kita mau melakukan penghematan BBM, tapi jangan sampai penghematan BBM yang kita mau lakukan ini akan menjadi menurunkan produktivitas nasional secara umum, ujarnya.

Baca juga :