Jakarta, Gesuri.id - Ancaman kekurangan air bersih mulai menghantui sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Pemkab Gresik bergerak cepat dengan menyalurkan 20 ribu liter air bersih ke Desa Tenggor, Kecamatan Balongpanggang.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani turun langsung memastikan distribusi air bersih kepada warga. Sebanyak empat tangki dikerahkan, masing-masing berkapasitas 5.000 liter.
Langkah tersebut dilakukan setelah BPBD Gresik memetakan 62 desa di 11 kecamatan yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih. Total terdapat 136 dusun yang masuk dalam pemetaan.
Balongpanggang menjadi salah satu wilayah rawan. Enam desa masuk daftar potensi kekurangan air, yakni Ganggang, Ngasin, Dapet, Tenggor, Dohoagung, dan Tanahlandean.
Khusus Tenggor, kebutuhan air bersih tercatat cukup besar. BPBD menerima permintaan untuk 720 kepala keluarga atau 465 rumah.