Gubernur Papua Tengah Minta Realisasi APBD Dipercepat

Penyerapan anggaran harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan tidak sekadar menjadi ukuran administratif.
Kamis, 08 Oktober 2026 01:19 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Nabire, Gesuri.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Papua Tengah menggelar Analisis Evaluasi Pengawalan Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, kawasan Bandara Lama, Nabire, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan tersebut dibuka Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Papua Tengah, Victor Fun.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Victor Fun, disampaikan bahwa target pertumbuhan ekonomi Papua Tengah sebesar 8 persen harus diterjemahkan melalui kerja nyata, salah satunya dengan mempercepat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi harus memberikan dampak terhadap peningkatan investasi, pembangunan infrastruktur, pengendalian harga kebutuhan pokok, perluasan kesempatan kerja, peningkatan produktivitas masyarakat, pengembangan UMKM, pergerakan sektor pariwisata, serta peningkatan kualitas pelayanan perizinan.

Dampak pembangunan harus memastikan investasi yang semakin tumbuh, pembangunan infrastruktur yang semakin baik, harga kebutuhan pokok yang terkendali, kesempatan kerja yang semakin luas, produktivitas masyarakat yang meningkat, UMKM yang berkembang, pariwisata yang bergerak, serta pelayanan perizinan yang semakin mudah dan cepat, kata Pesan Bupati yang dibacakan oleh Victor Fun.

Baca juga :