Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, melontarkan kritik keras terhadap carut-marut tata kelola perparkiran di Jakarta.
Ia menilai kondisi tersebut telah masuk tahap darurat karena maraknya parkir liar dan potensi kebocoran pendapatan daerah akibat sistem pengawasan yang lemah.
Kritik tersebut ditujukan kepada Unit Pengelola (UP) Perparkiran yang dianggap belum optimal dalam melakukan pengendalian di lapangan. Dilansir dari Detikcom, Kenneth menyoroti banyaknya trotoar dan badan jalan yang kini dikuasai oleh kendaraan pribadi tanpa adanya tindakan tegas dari otoritas terkait.
Ini bukan lagi persoalan kecil. Kekacauan parkir di Jakarta sudah masuk level darurat. Saya melihat ada masalah serius dalam pengawasan, transparansi, dan efektivitas kerja UPT Parkir. Mulai dari parkir liar yang menjamur, tarif yang tidak jelas, sampai trotoar dan badan jalan yang dikuasai kendaraan tanpa pengendalian tegas, ujar Kenneth dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).
Baca:9 Prestasi MenterengGanjarPranowo Selama Menjabat Gubernur