Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI, I Ketut Suwendra, mengatakan pihaknya akan mendalami keluhan para pemandu wisata terkait penutupan kawasan Taman Nasional Kutai yang dinilai berdampak terhadap aktivitas wisata alam, khususnya kunjungan wisatawan mancanegara yang ingin melihat orangutan di habitat alaminya.
Menurutnya, penyelesaian persoalan tersebut harus tetap mengedepankan keseimbangan antara kepentingan konservasi dan keberlangsungan ekonomi masyarakat. Hal itu disampaikannya usai mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI di Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, Samarinda, Kalimantan Timur, dikutip Senin (6/7/2026).
Keluhannya terkait Taman Nasional Kutai. Para wisatawan asing yang datang khusus untuk melihat orangutan di Kalimantan terkendala karena adanya penutupan kawasan taman nasional, ujarnya.
Ketut menjelaskan, salah satu aspirasi yang diterima Komisi IV DPR RI berasal dari para pemandu wisata yang mengeluhkan dampak penutupan kawasan Taman Nasional Kutai terhadap kegiatan wisata berbasis konservasi. Menurut mereka, kondisi tersebut menyebabkan wisatawan asing yang telah menjadwalkan perjalanan harus membatalkan atau mengubah agenda kunjungan.
Meski demikian, politisi PDI Perjuangan itu menegaskan Komisi IV DPR RI tidak akan mengambil kesimpulan hanya berdasarkan satu sudut pandang. Pihaknya akan meminta penjelasan dari Kementerian Kehutanan mengenai alasan di balik kebijakan tersebut agar keputusan yang diambil tetap berpihak pada kepentingan konservasi sekaligus memperhatikan keberlangsungan ekonomi masyarakat.