Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPC PDI Perjuangan Samarinda, Iswandi, mendorong Pemerintah Kota Samarinda untuk menerapkan nilai-nilai Trisakti Bung Karno dalam setiap kebijakan pembangunan daerah. Menurutnya, esensi utama Trisakti pada masa kini adalah memastikan keterlibatan rakyat dalam proses pembangunan dan pengambilan kebijakan publik.
Trisakti Bung Karno dalam masa kini itu sederhana saja, intinya bagaimana rakyat dilibatkan. Pertanyaannya apakah pembangunan betul-betul untuk rakyat atau hanya mengatasnamakan rakyat? ucapnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Iswandi usai menghadiri diskusi bertajuk Memahami Trisakti Bung Karno dalam Pembangunan Kota Samarinda yang digelar DPC PDI Perjuangan Samarinda bertepatan dengan peringatan hari wafat Bung Karno, Minggu (21/6/2026).
Dalam diskusi tersebut, Iswandi menjelaskan bahwa konsep Trisakti yang dirumuskan Presiden pertama RI, Soekarno, lahir di tengah dinamika geopolitik dunia yang kompleks. Menurutnya, Trisakti terdiri atas tiga pilar utama, yakni berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.
Pada aspek kedaulatan politik, Iswandi menjelaskan bahwa Indonesia mengambil posisi independen di tengah persaingan antara Amerika Serikat dan Uni Soviet pada masa Perang Dingin.