Jakarta, Gesuri.id - Berulangnya kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, menjadi sorotan tajam DPR RI. Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Maria Yohana Esti Wijayati, menilai rentetan tragedi tersebut sebagai sinyal alarm darurat bagi dunia pendidikan nasional.
Penilaian tegas tersebut disampaikan Maria saat berkunjung ke rumah duka MHAQ (7), siswa kelas 2 SDN 1 Kebondalem yang meninggal dunia diduga akibat perundungan, di Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Pemalang, Sabtu (10/10).
Dalam kunjungan tersebut, Maria mendampingi orang tua korban bersama Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana dan Anggota Komisi II DPR RI Edi Oloan Pasaribu.
Baca:Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
Maria mengungkapkan bahwa peristiwa tragis di Pemalang tidak hanya terjadi satu kali. Dalam rentang waktu yang berdekatan, terdapat dua kasus perundungan berujung maut di wilayah tersebut.