Junico Siahaan: RI Tertinggal Jauh di Riset Digital: Kita Baru Rp40 Miliar, Negara Lain Berkali-Kali Lipat Lebih Besar

"Kita Indonesia hari ini secara kondisi yang real sudah sangat jauh tertinggal. Baik di dalam teknologinya, baik di dalam risetnya."
Kamis, 28 Mei 2026 22:01 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Junico Siahaan, menilai pemerintah perlu memperkuat kedaulatan digital nasional melalui pengembangan pusat data, cloud nasional, serta ekosistem teknologi domestik yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Menurutnya, Indonesia masih menghadapi ketertinggalan cukup jauh dalam pengembangan teknologi dan riset digital sehingga masih sangat bergantung pada teknologi dan infrastruktur asing.

Kita Indonesia hari ini secara kondisi yang real sudah sangat jauh tertinggal. Baik di dalam teknologinya, baik di dalam risetnya. Kita baru riset 40 miliar, sementara negara lain sudah berkali-kali lipat lebih besar, kata Junico dikutip Kamis (28/5/2026).

Junico menjelaskan, tantangan kedaulatan digital tidak hanya berkaitan dengan penguasaan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), tetapi juga menyangkut penguasaan data, model digital, hingga layanan cloud nasional.

Ia menilai Indonesia perlu memperkuat fondasi digital dasar terlebih dahulu sebelum berbicara lebih jauh mengenai persaingan teknologi global.

Baca juga :