Jakarta, Gesuri.id -Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kenaikan kasus demam berdarah dengue (DBD) di sejumlah daerah. Ia mendorong pemerintah memperkuat peran Puskesmas dan kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) untuk mencegah berkembangnya jentik nyamuk penyebab DBD.
Perubahan iklim dan fenomena cuaca, termasuk kemarau panjang dan pancaroba, dapat menyebabkan berkembang biaknya jentik nyamuk. Upaya pencegahan harus dimaksimalkan, termasuk di lingkungan terkecil di setiap rumah tangga, kata Puan dalam keterangan persnya, Senin (19/10/2026).
Kasus DBD diketahui meningkat di sejumlah wilayah, di antaranya DKI Jakarta dan Kota Bekasi. Keluhan masyarakat mengenai meningkatnya aktivitas nyamuk juga bermunculan di media sosial, terutama di tengah kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Di DKI Jakarta, tercatat 1.314 kasus DBD di Jakarta Selatan hingga September 2026. Sebelumnya, hingga Agustus 2026, jumlah kasus di wilayah tersebut tercatat sebanyak 1.591 kasus.
Untuk mengantisipasi penyebaran DBD, Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 35 Tahun 2026 tentang Pencegahan DBD melalui Sinergi Lintas Sektor dan Integrasi Data dalam Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk DBD.