Medan, Gesuri.id - Berulangnya kasus dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah wilayah Sumatera Utara memicu sorotan tajam. Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumatera Utara mendesak pemerintah dan Badan Gizi Nasional (BGN) segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola dan pengawasan program nasional tersebut.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut, Mangapul Purba, menegaskan bahwa keselamatan serta keamanan pangan harus menjadi prioritas utama. Niat mulia meningkatkan gizi generasi muda justru bertolak belakang jika makanan yang dibagikan malah membahayakan kesehatan siswa.
Jangan sampai program yang seharusnya mencerdaskan anak bangsa justru membuat mereka sakit dan terganggu konsentrasi belajarnya, tegas Mangapul, Minggu (20/9/2026).
Baca:Ganjar Bangga dengan Kualitas Bahan Aspal Karya Anak Bangsa
Menurut Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut tersebut, rentetan kasus keracunan ini tidak boleh dianggap sebagai kejadian biasa. Evaluasi tidak boleh hanya berfokus pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setelah jatuh korban, melainkan harus menyentuh seluruh rantai pasok.