Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, mendesak TNI dan Polri mengambil langkah serius, terukur, dan optimal untuk menyelamatkan sembilan warga perempuan, termasuk anak-anak, yang masih disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
TB Hasanuddin meminta Kapolri dan Panglima TNI memberikan perhatian penuh terhadap penanganan kasus tersebut. Seluruh sumber daya yang tersedia harus dikerahkan untuk menemukan dan membebaskan para korban dengan selamat.
Saya meminta jajaran Polri dan TNI, khususnya Kapolri dan Panglima TNI, agar serius menangani persoalan ini. Lakukan pencarian secara optimal dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia, kata TB Hasanuddin, Selasa (22/9/2026).
TB Hasanuddin juga mendesak Menteri Pertahanan RI dan Menteri Hak Asasi Manusia RI turun tangan secara langsung serta tidak hanya menunggu laporan dari aparat di lapangan. Menurutnya, kedua kementerian harus menjalankan tanggung jawab masing-masing secara konkret karena penyanderaan tersebut telah mengancam keselamatan warga sipil, terutama perempuan dan anak-anak.
Menteri Pertahanan harus memastikan koordinasi pertahanan, dukungan intelijen, dan langkah penyelamatan berjalan efektif. Jangan sampai persoalan ini berlarut-larut karena koordinasi yang lemah atau tidak adanya langkah yang tegas. Negara harus hadir dan menunjukkan bahwa keselamatan setiap warga negara tidak dapat ditawar, tegas TB Hasanuddin.