Kritik Tajam PDI Perjuangan di May Day 2026: Sembako Monas Hanya "Permen", Bukan Solusi Buruh

Ribka memaparkan adanya jurang lebar antara kenaikan upah dan harga kebutuhan pokok:
Senin, 04 Mei 2026 05:38 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

​Jakarta, Gesuri.id PDI Perjuangan melontarkan kritik pedas terhadap aksi pembagian paket sembako dalam perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Partai berlambang banteng moncong putih tersebut menilai bagi-bagi bingkisan bukan jawaban atas akar persoalan yang menjerat kaum pekerja.

​Ketua DPP PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning, menyebut pemberian sembako senilai Rp100.000 hanya sekadar permen untuk meredam tuntutan riil buruh. Kritik ini disampaikannya dalam peringatan May Day internal PDI Perjuangan di Jakarta, Minggu (3/5).

Baca:9 Prestasi MenterengGanjarPranowo Selama Menjabat Gubernur

​Kemarin saya lihat 1 Mei, buruh hanya dikasih sembako. Paling harganya Rp100.000, tapi tidak menyelesaikan persoalan. Outsourcing masih tetap outsourcing. Buruh tidak menuntut kemewahan, buruh menuntut keadilan dan kesejahteraan! tegas politisi yang akrab disapa Mbak Ning tersebut.

Baca juga :