Lasarus Dorong Bali Miliki Sistem Transportasi yang Komprehensif dan Terintegrasi

Persoalan di Bali mulai dari keterbatasan jalan, macet, moda transportasi yang terbatas, kereta belum ada, LRT, MRT belum ada.
Sabtu, 14 Februari 2026 18:01 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menyoroti kompleksitas persoalan infrastruktur dan transportasi di Provinsi Bali yang dinilainya masih memerlukan penataan secara lebih komprehensif dan terintegrasi.

Ia menilai keterbatasan infrastruktur jalan yang berdampak pada kemacetan, terutama di wilayah dengan mobilitas tinggi. Kondisi Bali sebagai daerah tujuan wisata internasional, menurutnya belum didukung sistem transportasi massal yang memadai.

Ini masalahnya masih kompleks ya. Persoalan di Bali ini masih kompleks. Mulai dari keterbatasan jalan, macet, kemudian moda transportasi yang terbatas, kereta belum ada, LRT, MRT belum ada, tegas Lasarus usai memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Denpasar, Bali, dikutip Jumat (13/2).

Lebih lanjut politisi fraksi PDI Perjuangan itu menilai dengan jumlah penduduk dan wisatawan yang tinggi di wilayah yang relatif sempit, Bali seharusnya memiliki sistem transportasi yang tertata secara komprehensif dan terintegrasi. Tanpa perencanaan menyeluruh, tekanan terhadap infrastruktur akan semakin berat dan berpotensi mengganggu kenyamanan serta daya saing pariwisata Bali.

Untuk tempat sebegini ramai, manusia sebegini banyak, di Pulau Bali yang sempit ini, harusnya penataan transportasinya harus kita tata lebih komprehensif. Jadi persoalan masih sangat banyak sekali, tambah Lasarus.

Baca juga :