Jakarta, Gesuri.id - Gas LPG 3 kilogram di Kabupaten Kapuas Hulu masih sulit dicari. Kelangkaan tak kunjung reda. Harga melambung.
Di tingkat pengecer, gas melon dijual Rp45 ribu hingga Rp60 ribu per tabung. Jauh dari harga eceran tertinggi. Warga menjerit. Subsidi negara jadi percuma.
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, geram. Masalah kelangkaan terjadi sejak Natal hingga Tahun Baru. Hingga kini, distribusi belum juga normal. Masyarakat terus menjadi korban.
Kelangkaan ini merata. Agen dan pangkalan harus diawasi ketat, desak Fransiskus, Senin (5/1/2026).
Ia meminta Pertamina tak hanya menunggu laporan. Harus turun ke lapangan. Melihat langsung kondisi di bawah. Menyusun kebijakan berbasis fakta. Agar gas subsidi tepat sasaran.