Trenggalek, Gesuri.id - Bupati Trenggalek yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek Mochamad Nur Arifin, membuka secara resmi kegiatan Rencana Aksi Daerah (RAD) Pangan dan Gizi Berbasis Potensi Sumberdaya Lokal (PGBPSDL), Rabu (23/9/2026).
Dalam forum tersebut, ia menekankan agar program ketahanan pangan daerah wajib selaras dengan upaya mitigasi perubahan iklim.
Berbicara di hadapan Koalisi Pangan Lestari dan pemangku kepentingan terkait, Bupati yang akrab disapa Mas Ipin ini menyoroti pentingnya mengubah pola pikir lama yang kerap menghalalkan segala cara demi target produksi pangan tanpa memperhatikan daya dukung lingkungan.
Paradigma yang kami inginkan itu bagaimana ketahanan pangan yang akan dibangun nanti tidak merusak ekosistem yang ada. Terkadang demi mencapai dan memenuhi ketahanan pangan, karena perubahan iklim ekstrim atau bencana alam, kadang itu menghalalkan segala cara, ungkap Mas Ipin.
Ia mencontohkan alih fungsi lahan di kawasan Karst Trenggalek yang selama ini berfungsi sebagai spons raksasa penyimpan cadangan air. Pembukaan kawasan resapan air demi komoditas jagung memang mendongkrak angka ketahanan pangan sementara, namun memicu krisis air bersih jangka panjang.