Mufti Anam Kesal Menperin Tiga Kali Absen Raker & RDP Padahal Akan Bahas Penyelamatan Industri Baja Nasional

Mufti: Tiga kali kami mengundang ingin mempertemukan Menteri Perdagangan dan Menteri Perindustrian, tapi tidak terealisasi.
Jum'at, 06 Februari 2026 14:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Aimah Nurul Anam menyampaikan kekecewaannya atas ketidakhadiran Menteri Perindustrian dalam Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI Bersama Pemerintah, di mana salah satu agendanya yaitu pembahasan mengenai penyelamatan industri baja nasional.

Dalam rapat yang dihadiri Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, BPKN, BSN, BPI Danantara, dan PT Krakatau Steel tersebut, Mufti menyesalkan bahwa keinginan pihaknya untuk menghadirkan kedua menteri terkait tidak kunjung terwujud.

Walaupun sudah tiga kali (diundang), tiga kali bisa sidang kami mengundang ingin mempertemukan Menteri Perdagangan dan Menteri Perindustrian, tapi tiga kali itu juga kami tidak terealisasi, ujar Mufti saat memberikan tanggapan dalam RDP Komisi VI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (4/2).

Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan di DPR itu juga menyinggung adanya ketidaksinkronan kebijakan antarkementerian yang berdampak pada perlindungan industri nasional.

Hari ini juga kami sedikit kecewa karena Menteri Perindustrian juga tidak hadir di tempat ini. Kami dengar memang tidak match antara Menteri Perindustrian dan perdagangan ini karena memang banyak kepentingan yang tidak sejalan begitu, katanya, dikutip Kamis (5/2).

Baca juga :