Musim Kemarau 2026, Puan Maharani Dorong Langkah Antisipatif Hadapi Potensi Kekeringan yang Meluas

Kesiapsiagaan perlu dilakukan mulai dari pemenuhan kebutuhan air bersih hingga mitigasi dampak di sektor pertanian dan kesehatan masyarakat.
Rabu, 17 Juni 2026 12:01 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id -Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah segera menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan semakin meluas seiring prediksi musim kemarau 2026 yang berlangsung lebih panjang.

Menurutnya, kesiapsiagaan perlu dilakukan mulai dari pemenuhan kebutuhan air bersih hingga mitigasi dampak di sektor pertanian dan kesehatan masyarakat.

Kekeringan yang semakin meluas saat ini harus segera disiasati dengan langkah-langkah strategis untuk meminimalisasi dampak di berbagai sektor. Apalagi masyarakat di sejumlah daerah sudah mengalami krisis air bersih, kata Puan, dikutip Rabu (17/6/2026).

Puan menyampaikan hal tersebut menyusul laporan mengenai dampak kekeringan yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sedikitnya tiga kabupaten di Pulau Jawa telah mengalami krisis air bersih, yakni Kabupaten Cilacap di Jawa Tengah serta Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bogor di Jawa Barat.

Akibat kondisi tersebut, lebih dari 1.600 warga terdampak karena berkurangnya ketersediaan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca juga :