MY Esti Minta Penggunaan Desil untuk KIP Kuliah Dihapus, Anggaran Diusulkan Naik

Esti mengatakan persoalan desil masih belum tuntas sehingga perlu ada pendekatan lain dalam menentukan penerima KIP Kuliah.
Kamis, 24 September 2026 07:22 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati menyoroti penggunaan desil dalam penentuan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Dia meminta pemerintah tidak menjadikan desil sebagai acuan utama karena data tersebut dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan kondisi faktual masyarakat.

Karena desil ini belum sesuai seperti fakta dan masih banyak gugatan dari masyarakat, maka mohon KIP Kuliah tetap tanpa desil dulu, tapi selektif terhadap siapa saja yang diterima berdasarkan kemampuan keluarga, kata Esti dalam rapat kerja Komisi X DPR RI bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto.

Baca:Ganjar Bangga dengan Kualitas Bahan Aspal Karya Anak Bangsa

Esti mengatakan persoalan desil masih belum tuntas sehingga perlu ada pendekatan lain dalam menentukan penerima KIP Kuliah. Menurutnya, kemampuan ekonomi keluarga perlu menjadi salah satu pertimbangan, dengan tetap memperhatikan persyaratan lainnya.

Baca juga :