Pecat Honorer, Masinton: Pemkab Tapanuli Ala Orde Baru

Diberhentikan secara paksa, hanya karena suaminya ikut partai politik dan berbeda sikap politik dengan pejabat struktural di pemerintahan.
Rabu, 04 Januari 2023 10:00 WIB Jurnalis - Haerandi

Jakarta, Gesuri.id -Anggota DPR RI Masinton Pasaribu menyayangkan pemecatan stafhonorer yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah sebab menurut Politisi PDI Perjuangan itu apa yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah adalah menjalankan politik otoriter ala orde baru yang meneror dan memecat semena-mena jika ada anggota keluarga berani berbeda pilihan politik dengan pejabat setempat.

Baca:PDI Perjuangan Contoh Nyata Partai Profesional Modern

30 Desember 2022 sebelum saya balik ke Jakarta dari kampung halaman saya ke wilayah Tapanuli Tengah, saya singgah ke rumah salah satu sahabat saya yang saya kenal sejak mahasiswa sampai dengan sekarang. Kebetulan juga bareng ikut di partai politik yang sama dengan saya. Istrinya yang selama ini, sejak 2016 lalu bekerja sebagai stafhonorer salah satu dinas pemerintahan daerah Tapanuli Tengah. Kemudian pada tanggal 28 Desember 2022 lalu dipanggil dan diberhentikan secara paksa, hanya karena suaminya ikut partai politik dan berbeda sikap politik dengan pejabat struktural di pemerintahan daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, jelas Masinton dalam videonya yang diterima redaksi Gesuri.id Senin, (2/1/23).

Lebih lanjut Politisi PDI Perjuangan yang duduk di Komisi III ini mengatakan apa yang dilakukan oleh pejabat struktural di pemerintahan daerah Kabupaten Tapanuli Tengah ini adalah praktek nyata bagaimana pejabat struktural di pemerintahan daerah kabupaten Tapanuli Tengah terlibat dalam praktek politik praktis yang seharusnya tidak boleh.

Baca juga :