Bangka Barat, Gesuri.id Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menegaskan komitmennya menjadikan tradisi lokal sebagai fondasi pembangunan berbasis budaya menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Dukungan itu diwujudkan melalui fasilitasi anggaran bagi kelompok masyarakat yang melestarikan tradisi keagamaan.
Bupati Bangka Barat Markus mengatakan terdapat banyak kegiatan adat dan keagamaan yang tumbuh di tengah masyarakat saat menyambut Ramadan. Menurutnya, perhatian pemerintah penting agar tradisi tersebut tidak hanya lestari, tetapi juga memberi dampak kesejahteraan.
Salah satu tradisi yang digelar adalah Ruwah di Desa Rumpis, Kecamatan Simpangteritip. Tradisi ini menjadi simbol syukur atas rezeki setahun terakhir sekaligus doa menyongsong tahun berikutnya.
Markus menilai kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga ruang memperkuat solidaritas sosial warga desa.
Kita bukan hanya memfasilitasi, namun juga hadir langsung di tengah warga sebagai bentuk dukungan nyata menjaga kearifan lokal, ujarnya.