Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima mengatakan polemik desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) semakin hari semakin mengkhawatirkan.
Untuk itu, Ia mengingatkan jangan sampai kesalahan administratif merampas hak warga atas perlindungan sosial.
Intinya begini. Data boleh jadi dasar kebijakan, tapi jangan sampai kesalahan administratif merampas hak warga atas perlindungan sosial. Itu prinsip yang tidak bisa ditawar, tandasnya, Rabu (26/8/2026).
Menurut Aria, polemik ini sebetulnya bukan hal baru, tapi eskalasinya minggu ini cukup mengkhawatirkan.
Angka 6.310 talks dengan sentimen negatif hampir 44 persen itu bukan sekadar noise media sosial, ungkap Aria.