Presiden Venezuela Ditangkap AS, Puan Maharani Berikan Catatan Kritis

Tuntutan Rusia bukan sekadar kebisingan diplomatik, tetapi langkah dikalibrasi yang sangat hati-hati dan kayak mendapatkan perhatian serius.
Rabu, 07 Januari 2026 14:01 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPR RI Puan Maharani memberikan catatan kritis terhadap memanasnya tensi geopolitik global menyusul tuntutan Rusia kepada Amerika Serikat (AS) untuk membebaskan Presiden Venezuela, Nicols Maduro.

Menurutnya, tuntutan Rusia bukan sekadar kebisingan diplomatik, tetapi langkah dikalibrasi yang sangat hati-hati dan kayak mendapatkan perhatian serius.

Ketika sebuah kekuatan besar dunia secara terbuka menuntut pembebasan seorang kepala negara asing dari tahanan kekuatan global lainnya, kita tahu ada sesuatu yang penting sedang bergeser di bawah permukaan, ujar Puan, Selasa (6/1/2026).

Dia menilai, tuntutan Rusia juga menambah bobot pada keseimbangan geopolitik yang sudah rapuh.

Sebab, di dalamnya berkelindan isu kedaulatan, imunitas kepala negara, penegakan hukum lintas batas, hingga perang narasi antara kekuatan besar yang berebut legitimasi di mata Global South.

Baca juga :