Rokhmin Dahuri: Ketimpangan Kepemilikan Lahan Penyebab Utama Petani Sulit Keluar dari Kemiskinan

Petani Indramayu lahan garapannya hanya 0,4 hektar. Padahal skala ekonomi kalau petani mau sejahtera minimal 2,5 hektar.
Jum'at, 15 Mei 2026 12:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, menyoroti ketimpangan kepemilikan lahan yang masih dialami petani di Kabupaten Indramayu.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab utama petani sulit meningkatkan kesejahteraan dan keluar dari kemiskinan.

Tahu enggak petani Indramayu lahan garapannya berapa rata-rata? Hanya 0,4 hektar. Padahal skala ekonomi kalau petani itu mau sejahtera minimal 2,5 hektar, ujar Rokhmin Dahuri, dikutip Jumat (15/5/2026).

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu menilai persoalan agraria bukan hanya terjadi di Indramayu, melainkan menjadi masalah nasional yang berkaitan dengan ketimpangan penguasaan aset produksi di Indonesia.

Ada 0,2 persen pengusaha besar yang punya lahan sekitar 70 persen dari total lahan di Indonesia, ucapnya.

Baca juga :