Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., menantang mahasiswa baru untuk tidak hanya menjadi pencari kerja (job seeker), tetapi mampu menjadi pencipta lapangan kerja (job creator), entrepreneur, inovator, dan pemimpin masa depan di sektor kelautan dan perikanan.
Menurutnya, Indonesia memiliki potensi ekonomi biru yang sangat besar dan masih belum dimanfaatkan secara optimal.
Potensi nilai ekonomi total dari 11 sektor tersebut sekitar 1,4 triliun USD per tahun atau sama dengan nilai seluruh ekonomi Indonesia (PDB) saat ini. Potensi lapangan kerjanya lebih dari 45 juta orang, kata Prof. Rokhmin.
Hal tersebut disampaikan Prof. Rokhmin saat memberikan pembekalan kepada ribuan mahasiswa baru dalam kegiatan C-Day 2026 FPIK IPB University di Bogor, 4 Agustus 2026. Ia mengungkapkan, potensi ekonomi biru Indonesia mencakup 11 sektor besar, yakni perikanan tangkap, perikanan budidaya, industri pengolahan hasil perikanan dan seafoods, industri bioteknologi kelautan, ESDM pesisir dan lautan, pariwisata bahari, transportasi laut, kehutanan pesisir, sumber daya wilayah pulau-pulau kecil, industri dan jasa maritim, serta sumber daya alam non-konvensional pesisir dan kelautan.
Menurut Prof. Rokhmin, dari potensi ekonomi biru yang sangat besar tersebut, Indonesia saat ini baru memanfaatkan sekitar 25 persen. Artinya, masih terdapat sekitar 75 persen potensi kekayaan laut yang belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.