Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, menyoroti akurasi data desil yang digunakan pemerintah sebagai acuan penyaluran bantuan pendidikan dan bantuan sosial (bansos).
Ia mendesak evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pendataan agar warga yang benar-benar membutuhkan tidak kehilangan hak akibat salah sasaran.
Hal tersebut ditegaskan Esti saat mengikuti kunjungan kerja reses Komisi X DPR RI di Kantor Wali Kota Salatiga, Jawa Tengah, Jumat (9/10/2026).
Baca:Ganjar Pranowo Akui Belajar Industri Kreatif dari K-POP
Ia secara khusus menyoroti temuan angka kesalahan data (error margin) yang mencapai 25 persen.