Sonny Danaparamita: Perdebatan Film Pesta Babi Momentum Evaluasi Pengelolaan SDA di Indonesia

"Meskipun sudah diklarifikasi oleh pemerintah bahwa film Pesta Babi tidak ada larangan dari pemerintah. Tapi saya kira itu ada satu seruan."
Senin, 18 Mei 2026 18:00 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T Danaparamita, menyoroti isu kerusakan lingkungan dan perlindungan hak masyarakat adat di tengah polemik film Pesta Babi, serta menilai perdebatan terkait film tersebut harus menjadi momentum evaluasi bersama terhadap pengelolaan sumber daya alam di Indonesia.

Beberapa hari terakhir, meskipun sudah diklarifikasi oleh pemerintah bahwa film Pesta Babi tidak ada larangan dari pemerintah. Tapi saya kira itu ada satu seruan di dalamnya, bahwa ada pengrusakan alam atas nama sumber-sumber energi ataupun pangan yang baru, ujarnya di sela menghadiri acara pelantikan pengurus PAC se-Kabupaten Situbondo, dikutip Senin (18/5/2026).

Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan, isu pembukaan lahan maupun eksploitasi sumber daya alam atas nama ketahanan energi dan pangan perlu dikaji secara mendalam agar tidak menimbulkan dampak sosial maupun ekologis yang merugikan masyarakat.

Menurut Sonny, polemik yang muncul dari film tersebut tidak semestinya hanya dipandang dari sisi kontroversi semata, melainkan harus menjadi ruang refleksi bersama mengenai arah pembangunan dan pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia.

Nah ini harus menjadi kajian yang mendalam, tidak semuanya kayak gitu itu pasti buruk, tidak begitu, tapi ini justru menjadi sumber dari evaluasi kita bersama, ucapnya.

Baca juga :