Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Tubagus Hasanuddin, mengritisi rencana pengadaan sistem rudal supersonik BrahMos oleh pemerintah. Ia menilai pengadaan alutsista bernilai besar tersebut harus dilakukan secara transparan dan akuntabel, mengingat hingga kini DPR belum menerima penjelasan resmi terkait rincian pengadaan tersebut.
Sampai saat ini, DPR belum menerima pemberitahuan dari pemerintah terkait detail pengadaan sistem rudal BrahMos tersebut, ujar Anggota Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin, dikutip Selasa (7/7/2026).
Menurut TB Hasanuddin, penjelasan resmi dari pemerintah mengenai rencana pengadaan sistem rudal BrahMos masih belum jelas dan terkesan tertutup. Kondisi tersebut dinilai tidak sejalan dengan prinsip tata kelola pengadaan alutsista yang mengedepankan keterbukaan.
Setiap pengadaan pertahanan berskala besar harus mengikuti prinsip transparansi dan akuntabilitas, ujarnya.
Ia menegaskan, DPR akan menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal terhadap setiap pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) yang menggunakan anggaran negara. Karena itu, Komisi I DPR akan segera meminta penjelasan langsung dari pemerintah mengenai proses pengadaan tersebut.