Usai Rakernas, PDIP Serukan Reformasi TNI-Polri dan Waspadai Pergeseran Demokrasi

Hasto Dorong Netralitas TNI-Polri, Ingatkan Bahaya Sinyal Otoritarian
Selasa, 13 Januari 2026 00:03 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Jakarta, Gesuri.id Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menyampaikan komitmen partainya dalam menjaga netralitas Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dari kepentingan politik praktis.

Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers seusai Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP 2026 di Jakarta, Senin (12/1/2026).

Hasto menyatakan bahwa rekomendasi partai terkait reformasi TNI-Polri dilandasi oleh semangat Reformasi 1998, yang menempatkan institusi pertahanan dan keamanan di luar ranah politik praktis.

Kekuasaan di dalam sistem demokrasi hasil reformasi menempatkan TNI sebagai kekuatan pertahanan, bukan instrumen politik kekuasaan politik praktis. Itu yang kemudian kami ingatkan, kata Hasto.

Lebih lanjut, Hasto menyatakan PDIP memiliki cita-cita untuk membangun TNI yang profesional dan disegani dalam misi perdamaian dunia, serta mendukung modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Baca juga :