Wibowo Prasetyo Minta Pemerintah Perkuat Afirmasi Pesantren Tanpa Mengikis Kekhasan

Wibowo menegaskan bahwa kesetaraan tidak boleh diartikan sebagai penyeragaman sistem.
Jum'at, 25 September 2026 13:59 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

Jakarta, Gesuri.id - Komisi VIII DPR RI mendorong pemerintah untuk memperkuat afirmasi kebijakan bagi pondok pesantren. Langkah ini dinilai penting agar pesantren memiliki kesempatan yang setara dengan lembaga pendidikan umum, tanpa harus kehilangan karakter dan identitas khasnya.

​Dukungan tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi VIII DPR RI, Wibowo Prasetyo, saat melakukan Kunjungan Kerja Spesifik ke Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (24/9).

Baca:Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak

​Wibowo mengungkapkan bahwa para pengelola pesantren mendambakan pengakuan yang adil dalam sistem pendidikan nasional. Menurutnya, kontribusi pesantren sangat luas tidak hanya mencetak generasi berpemahaman agama yang kuat, tetapi juga membentuk kepedulian sosial serta kemandirian ekonomi masyarakat.

​Teman-teman pondok pesantren ingin tetap mempertahankan kekhasannya. Jadi, rekognisi atau pengakuan ini tidak sekadar menjadi tujuan akhir, melainkan pijakan untuk bertransformasi, ujar Wibowo.

Baca juga :