Jokowi Bukan Lagi Kader, Djarot: Konstitusi Saja Dilanggar!

Djarot:Apabila seorang kader PDI Perjuangan melanggar konstitusi, maka kredibilitasnya seorang kader diragukan.
Sabtu, 27 April 2024 08:01 WIB Jurnalis - Effatha Gloria V.G. Tamburian

Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat menagungkapkan seorang kader dari PDI Perjuangan selalu menghormati ideologi dan konstitusi.

Ia melanjutkan, apabila seorang kader PDI Perjuangan melanggar konstitusi, maka kredibilitasnya seorang kader diragukan. Hal ini merespons Presiden Jokowi yang disebut bukan lagi jadi kader PDI Perjuangan.

Ya menghormati konstitusi, kalau itu dilanggar, kalau itu direkayasa, maka kredibilitas seorang kader itu diragukan. Karena di dalam PDI Perjuangan selalu ditanamkan ini, taat pada hukum, hargai kedaulatan rakyat, ujar Djarot kepada wartawan di Masjid At Taufiq, Sekolah Partai PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (25/4).

Menurut Djarot, dasar evaluasi seorang kader menyangkut orang per orang. Sehingga apabila melanggar konstitusi, maka secara tidak langsung sudah melepaskan diri dari kader PDI Perjuangan.

Kepada siapa pun juga, ini menyangkut orang per orang, tidak menyangkut siapa. Ini menyangkut Djarot, menyangkut Tjiptaning, atau menyangkut orang per orang, ucap Djarot.

Baca juga :