Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi, menegaskan bahwa Pilkada langsung di Kota Tasikmalaya merupakan hasil perjuangan panjang reformasi yang tidak boleh ditarik mundur oleh kepentingan politik jangka pendek.
Pilkada lewat DPRD mencerminkan kemunduran demokrasi. Hak rakyat Kota Tasikmalaya sebagai pemilih dirampas, dan kepala daerah berpotensi lebih bertanggung jawab kepada elit partai dibandingkan kepada masyarakat, ujar Kepler, Selasa (13/1).
Baca:Jelang Rakernas PDI Perjuangan,GanjarTegaskan Pilkada
Menurut Kepler, penerapan Pilkada melalui DPRD akan mempersempit ruang partisipasi publik serta melemahkan prinsip kedaulatan rakyat dalam sistem demokrasi lokal. Ia menilai, pemilihan kepala daerah secara langsung adalah fondasi penting bagi akuntabilitas kepemimpinan di daerah.
Kepler menegaskan, PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya secara konsisten menolak wacana Pilkada tidak langsung. Sikap tersebut, kata dia, sejalan dengan garis politik dan keputusan resmi DPP PDI Perjuangan di tingkat nasional.