Jejak Safaruddin, Pengayom yang Turun ke Bawah

Rekam jejak Cawagub Kaltim nomor 4, Safaruddin dirasakan menjawab kebutuhan masyarakat Kaltim dalam menunjang keamanan dan penguatan ekonomi
Kamis, 05 April 2018 16:49 WIB Jurnalis - Ranap Simanjuntak

Balikpapan, Gesuri.id - Seabrek tugas sudah menanti Safaruddin. Dia baru disahkan sebagai pelaksana tugas Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PDI Perjuangan provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (3/4). Siapakah calon wakil gubernur (Cawagub) nomor 4 Kaltim yang berpasangan dengan Rusmadi Wongso ini?

Sedianya, Safaruddin merupakan polisi tulen. Lelaki kelahiran Wajo, Sulawesi Selatan, 10 Februari 1960, 58 tahun silam tersebut baru saja pensiun dalam tugas di tubuh Polri dengan jabatan terakhir sebagai perwira tinggi di Baintelkam Mabes Polri.

Dia mantan Kapolda Kaltim sejak 2015 hingga awal Januari 2018. Tentu pengalaman ini yang bisa mendekatkan diri kepada masyarakat dan mengenal karakter Kaltim secara keseluruhan. Sekaligus menciptakan keamanan di Kaltim dalam menunjang pembangnunan dan penguatan ekonomi.

Baca Juga:Popularitas Rusmadi- Safaruddin Sampai ke Desa-Desa

Safaruddin sendiri jebolan Akpol tahun 1984. Satu angkatan dengan sejumlah nama beken perwira tinggi Polri seperti Komjen (Purn) Budi Waseso (mantan Kepala BNN), Komjen Putut Eko Bayuseno (Irwasum Prolri yang juga mantan Kapolda Metro Jaya), Irjen Condro Kirono (Kapolda Jateng), Irjen (Purn) Anton Charlian (mantan Kapolda Jabar yang kini mencalonkan sebagai Cawagub Jabar), dan Irjen Arman Depari (Deputi Pemberantasan BNN).

Baca juga :