Final Soekarno Cup 2026, Komarudin Watubun Tekankan Makna Gotong Royong

"Soekarno Cup yang telah rutin digelar sejak 2023 di Jakarta, 2025 di Bali, 2026 di Jawa Timur, dan ke depan terus kami gelar."
Selasa, 25 Agustus 2026 14:00 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id - Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup, Komarudin Watubun, mengatakan Final Soekarno Cup 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi talenta muda sepak bola Indonesia, tetapi juga momentum memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian kemanusiaan di kalangan generasi muda.

Soekarno Cup yang telah rutin digelar sejak 2023 di Jakarta, 2025 di Bali, 2026 di Jawa Timur, dan ke depan terus kami gelar, diikhtiarkan untuk mencari talenta muda akar rumput dari berbagai pelosok Tanah Air sekaligus membangun karakter generasi muda bahwa sepak bola harus menjadi kekuatan yang mempersatukan dan memberi manfaat bagi masyarakat, kata Komarudin sebelum pertandingan final Soekarno Cup di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (24/8/2026).

Turnamen yang diinisiasi Prananda Prabowo tersebut mempertemukan 400 talenta muda dari 16 provinsi. Rangkaian kompetisi ditutup dengan penyerahan dana gotong royong kemanusiaan untuk membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Komarudin mengatakan dana tersebut dihimpun melalui gerakan penggalangan gotong royong yang melibatkan berbagai pihak selama pelaksanaan Soekarno Cup 2026. Menurutnya, penyerahan dana kemanusiaan menjadi bagian penting dalam penutupan turnamen sekaligus menegaskan bahwa sepak bola tidak hanya berbicara mengenai pertandingan, kemenangan, dan prestasi.

Final Soekarno Cup 2026 mempertemukan Banteng Jabar U-17 dan Banteng Bali U-17. Sementara perebutan peringkat ketiga mempertemukan Banteng Jatim U-17 dan Banteng Papua U-17.

Baca juga :