Depok, Gesuri.id – Rombongan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Depok bertolak menuju Surabaya, Jawa Timur, Minggu (23/8).
Kedatangan mereka bertujuan memberikan dukungan langsung bagi tim Banteng Jawa Barat yang akan bertanding melawan Skuad Bali dalam laga final Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (24/8).
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Depok, Imam Turidi, menegaskan bahwa kehadiran para pengurus dan kader ini merupakan wujud nyata soliditas serta bentuk dukungan moral bagi para atlet yang tengah berjuang di partai puncak.
Baca: Ganjar Bangga dengan Kualitas Bahan Aspal Karya Anak Bangsa
"Kehadiran rombongan dari Depok bukan sekadar menyaksikan pertandingan, melainkan bentuk kebersamaan untuk menyalurkan energi positif kepada para pemain Jawa Barat yang bertarung membawa nama daerah," ujar Imam.
Imam, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Depok, mengimbau seluruh pendukung dan kader yang hadir untuk tetap menjaga ketertiban serta menjunjung tinggi nilai keluhuran organisasi dan daerah.
"Dari Depok untuk Jawa Barat. Mari kita ramaikan laga final ini dengan tertib, sportif, dan penuh kebanggaan. Solid dalam gerakan, rapat dalam barisan, serta satu komando dalam perjuangan," tegas pria yang akrab disapa IT tersebut.
Selain memberi dorongan semangat di lapangan hijau, IT berharap para pemain dapat menampilkan performa terbaik dengan tetap memegang teguh prinsip sportivitas. Menurutnya, kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan utama dalam sebuah kompetisi.
"Dalam turnamen, menang dan kalah adalah hal biasa. Yang terpenting, ajang ini menjadi wadah bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan, mempererat silaturahmi, serta membangun jaringan positif demi masa depan," tambahnya.
Tak hanya mendampingi tim Banteng Jabar di arena pertandingan, rombongan DPC PDI Perjuangan Depok juga merangkai agenda kunjungan ini dengan kegiatan historis. Usai laga final berakhir, rombongan dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Kota Blitar untuk berziarah ke makam Sang Proklamator, Ir. Soekarno.
Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres
"Di Blitar, kami ingin mengenang kembali jejak perjuangan, pemikiran, dan pengabdian Bung Karno bagi bangsa dan negara," jelas sosok yang dikenal dengan jargon Dewan SKTM ini.
Imam menekankan pentingnya generasi penerus kemerdekaan untuk senantiasa menghargai jasa para pahlawan bangsa.
"Kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan panjang yang menebusnya dengan darah dan nyawa. Nilai itulah yang harus terus kita rawat dan teladani," pungkasnya.

















































































