Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan, H.M. Syaripuddin (Bang Dhin), mengecam keras stagnasi sistem pendidikan yang dinilai belum berpihak pada atlet pelajar.
Ini menyusul kasus belasan siswa Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMAN 2 Banjarmasin yang tidak naik kelas hingga memutuskan pindah sekolah.
Bang Dhin menegaskan, peristiwa ini adalah alarm keras bagi sistem pembinaan atlet di Kalsel. Menurutnya, negara tidak boleh abai terhadap siswa yang telah berjuang mengharumkan nama daerah.
Baca:Ini 5 Kutipan InspiratifGanjarPranowo Tentang Anak Muda
Prestasi akademik memang wajib dijaga, tetapi negara juga punya tanggung jawab membina atlet pelajar. Jangan sampai siswa yang membawa nama Banua justru menjadi korban sistem yang belum mampu mengakomodasi kebutuhan mereka, tegas Bang Dhin.