Imlek di Medan, Dr Lily Minta Perayaan Dilakukan Sederhana Tanpa Kembang Api

Masyarakat yang akan merayakan Tahun Baru Imlek agar melaksanakannya secara sederhana dan menghindari pesta kembang api
Sabtu, 07 Februari 2026 00:00 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Medan, Gesuri.id - Anggota DPRD Kota Medan Dr Lily meminta masyarakat yang akan merayakan Tahun Baru Imlek agar melaksanakannya secara sederhana dan menghindari pesta kembang api, sebagai bentuk empati terhadap warga Sumatera Utara yang masih dilanda duka akibat bencana banjir bandang.

Terlebih mereka masih sangat trauma, warga masih memerlukan pendampingan secara psikologis untuk menghapus sedih dan duka mengingat keluarga mereka ada meninggal dunia dan hilang. Selain itu bahan pangan, air bersih, pakaian serta kebutuhan pendidikan sangat dibutuhkan, kata Lily, Kamis (5/2).

Politisi PDI Perjuangan yang juga anggota Komisi II DPRD Medan tersebut mengingatkan bahwa banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 lalu telah meluluhlantakkan permukiman warga di sejumlah daerah. Bencana tersebut menyebabkan ratusan korban jiwa, ribuan rumah serta fasilitas umum rusak, dan memaksa ribuan warga mengungsi.

Menurut Lily, hingga saat ini dampak banjir bandang masih sangat dirasakan masyarakat. Meski di beberapa wilayah sudah dilakukan perbaikan, masih terdapat daerah yang terisolasi akibat kerusakan infrastruktur, sehingga menyulitkan distribusi bantuan dan aktivitas warga.

Selain itu, banyak warga yang kehilangan mata pencaharian karena ladang dan sumber penghidupan mereka rusak parah akibat bencana. Kondisi tersebut membuat kebutuhan pangan menjadi persoalan mendesak bagi para korban.

Baca juga :