Megawati Sebut Ada Rasa Bangga dan Tanggung Jawab usai Gelar Doktor Kehormatan Bertambah

Megawati Soekarnoputri mengatakan ada rasa bangga dan tanggung jawab usai menerima gelar doktor kehormatan (Honoris Causa) dari PNU Riyadh
Senin, 09 Februari 2026 23:07 WIB Jurnalis - Nurfahmi Budi Prasetyo

Riyadh, Gesuri.id - Presiden Kelima RI, yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan ada rasa bangga dan tanggung jawab usai menerima gelar doktor kehormatan (Honoris Causa) dari Princess Nourah bint Abdulrahman University (PNU) di Riyadh, Arab Saudi, pada Senin (9/2/2026) waktu setempat.

Tentunya apa ya, bergemuruh, artinya bangga ya juga merasa bertambah tanggung jawab karena seperti mungkin yang sudah saya katakan saat orasi ilmiah, kata Megawati. Presiden perempuan pertama RI ini menegaskan gelarnya bertambah bukanlah berarti seperti mendapat hadiah dan bukan pula untuk dipamerkan.

Tapi menurut saya adalah tanggung jawab kemanusiaan, supaya bahwa saya berarti dipercaya dari mereka yang memberikan saya baik gelar profesor ataupun doktor honoris causa, itu kan saya tidak pernah ditanya mau apa tidak. Tahu-tahu mereka memberikan sehingga itu suatu tanggung jawab luar biasa, papar Megawati kepada media usai acara penganugerahan.

Sebelum anugerah dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University, adapun 10 gelar doktor honoris causa yang diperoleh Megawati adalah:

1. Waseda University of Tokyo, Tokyo, Jepang, 29 September 2001 (Bidang Politik).
2. Moscow State Institute of International Relations (MGIMO), Moskow, Rusia, 22 April 2003 (Bidang Politik).
3. Korea Maritime and Ocean University, Busan, Korea Selatan, 19 Oktober 2015 (Bidang Politik)
4. Universitas Padjajaran (UNPAD), Bandung, Indonesia, 25 Oktober 2016 (Bidang Politik dan Pemerintahan).
5. Universitas Negeri Padang (UNP), Kota Padang, Indonesia, 27 September 2017 (Bidang Pendidikan Politik).
6. Mokpo National University, Kota Mokpo, Korea Selatan, 16 November 2017 (Bidang Demokrasi Ekonomi).
7. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Bandung, Indonesia, 8 Maret 2018 (Bidang Politik dan Pemerintahan).
8. Fujian Normal University (FNU), Fuzhou, Fujian, Tiongkok, 5 November 2018 (Bidang Diplomasi Ekonomi).
9. Soka University Japan, Tokyo, Jepang, 8 Januari 2020 (Bidang Kemanusiaan).
10. Universiti Tunku Abdul Rahman, Malaysia, 2 Oktober 2023 (Bidang Sosial).

Baca juga :