Mengkritik Tanpa 'Baper': Ketika Stand Up Comedy Jadi Corong Aspirasi Bulan Bung Karno di Kota Depok

Komedi adalah media komunikasi yang sangat efektif karena sifatnya yang cair dan mudah diterima semua kalangan.
Senin, 22 Juni 2026 09:00 WIB Jurnalis - Heru Guntoro

​Depok, Gesuri.id Kritik tidak selamanya harus disampaikan lewat ketukan palu sidang atau mimbar formal yang kaku. Di tangan para komika, keresahan sosial dan sindiran politik justru bisa dikemas menjadi hiburan segar yang mengundang tawa, tanpa kehilangan ketajamannya.

​Semangat anti-baper itulah yang melandasi gelaran Stand Up Garis Merah, sebuah kompetisi stand up comedy yang diinisiasi oleh DPC PDI Perjuangan Kota Depok. Acara yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno ini sukses menyedot perhatian publik di kawasan Jabodetabek.

​Meski sempat diguyur hujan, antusiasme ratusan penonton dan peserta yang memadati lokasi acara tetap menyala hingga akhir. Suasana kian semarak dengan kehadiran

Baca:9 Prestasi MenterengGanjarPranowo Selama Menjabat Gubernur

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Komisi X, Denny Cagur, yang mempertegas bahwa ruang kreativitas dan aspirasi publik bisa berjalan beriringan dalam iklim demokrasi sehat.

Baca juga :