Jakarta, Gesuri.id - Untuk mewujudkan visi Jakarta menjadi kota global, Pemerintah Provinsi Jakarta terus meningkatkan identitas budaya kota, ekosistem ekonomi kreatif, dan kepemimpinan yang berorientasi pada tindakan. Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno menyampaikan pernyataan tersebut saat menghadiri Forum Pengetahuan Indonesia XV2026 di Jakarta Selatan.
Berbicara di acara yang bertema Buku Panduan Berikutnya: Ciptakan Kejelasan, Berpikir Tepat, Bertindak Tegas, Rano Karno menyampaikan bahwa pembangunan perkotaan seharusnya tidak hanya fokus pada daya saing internasional, tetapi juga pada kemampuan untuk melestarikan warisan budaya dan menghasilkan karya kreatif yang mendapatkan pengakuan global.
Bagi saya, visi Jakarta untuk menjadi kota yang diakui secara global bukan hanya tentang dikenal dunia, tetapi juga tentang membawa identitas budayanya dan memberikan kontribusi yang berarti sehingga kota ini mendapatkan pengakuan di panggung global, ujarnya, dikutip Jumat (16/10/2026).
Menurut Wakil Gubernur Rano, kepemimpinan dalam pembangunan perkotaan harus melampaui sekadar menanggapi kebutuhan saat ini. Para pemimpin harus mampu mengantisipasi perubahan, mengidentifikasi potensi, dan menetapkan arah pembangunan yang menciptakan dampak berkelanjutan untuk masa depan.
Jakarta menempati peringkat ke-140 dari 1.000 kota di seluruh dunia dalam Indeks Kota Global 2026, yang dirilis oleh Oxford Economics. Pencapaian ini menjadi landasan sekaligus tantangan bagi Jakarta untuk meningkatkan daya saingnya dan memperkuat perannya di panggung global.