EMPAT Agustus 1945 menjadi penanda penting menjelang kemerdekaan Indonesia. Sukarno menyampaikan tekad yang membakar semangat bangsa.
Sebelum jagung matang, Indonesia harus meraih kemerdekaannya. Kalimat itu menggambarkan desakan waktu yang sangat mendesak.
Ucapan tersebut lahir saat pendudukan Jepang mulai melemah. Peluang kemerdekaan harus segera dimanfaatkan bangsa Indonesia.
Hari itu, Sukarno mulai merancang struktur Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Persiapan dilakukan melalui komunikasi dengan berbagai pihak.
Koordinasi melibatkan pemimpin nasionalis dan otoritas pendudukan Jepang. Tujuannya memastikan proses persiapan berjalan tanpa hambatan besar.