Mengulik Peran Soekarno Pada Masa Penjajahan Jepang di Indonesia

Sebagai seorang pemimpin nasionalis yang vokal dan berpengaruh, Soekarno mengambil peran selama masa penjajahan Jepang.
Selasa, 04 Agustus 2026 10:00 WIB Jurnalis - Syahrul Arsyad

Jakarta, Gesuri.id - Dalam membahas perjuangan melawan penjajahan, tentu tidak akan bisa tanpa mengikutsertakan Soekarno. Sebagai tokoh proklamator Kemerdekaan Indonesia 1945, Soekarno menjalani berbagai lika-liku yang panjang.

Masuknya Jepang ke Indonesia ditandai dengan penyerangan Pearl Harbor, pangkalan angkatan laut terbesar Amerika Serikat oleh Jepang pada 8 Desember 1941. Pasukan Negeri Sakura itu pun memperluas basis militernya, hingga tiba ke Indonesia.

Dengan tujuan untuk mendapatkan cadangan logistik dan bahan industri perang, Jepang memperkirakan bahwa sumber daya alam yang dimiliki Indonesia akan mencukupi kebutuhan energi mereka selama Perang Pasifik.

Pada 11 Januari 1942, Jepang pertama kali masuk ke Indonesia dengan mendarat di Tarakan, Kalimantan Timur dan langsung mendudukinya. Jepang terus melakukan perluasan ke wilayah lain hingga tiba di Pulau Jawa, tepatnya Teluk Banten, Eretan Wetan (Jawa Barat), dan Kragen (Jawa Tengah) pada 28 Februari 1942.

Serbuan yang cepat dan besar bahkan membuat Belanda, yang saat itu menjajah Indonesia menyerah tanpa syarat kepada Jepang dan menyerahkan kekuasaannya kepada mereka. Sejak saat itu, dimulailah masa penjajahan Jepang di Indonesia.

Baca juga :