Ikuti Kami

Mukhlis Rayakan Kemerdekaan Bersama Masyarakat dari Berbagai Kalangan di Lampung Barat

Kemerdekaan ini bukan hadiah. Ada darah, air mata dan pengorbanan para pejuang di dalamnya.

Mukhlis Rayakan Kemerdekaan Bersama Masyarakat dari Berbagai Kalangan di Lampung Barat
Anggota Komisi V DPR RI, Mukhlis.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi V DPR RI, Mukhlis, memilih merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI bersama masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari petani, pelajar, tokoh adat, veteran, tukang ojek, buruh hingga pejuang Siliwangi. Upacara detik-detik Proklamasi digelar di halaman Rumah Juang kader PDI Perjuangan tersebut di Pekon Purawiwitan, Kecamatan Kebun Tebu, Lampung Barat.

“Kemerdekaan ini bukan hadiah. Ada darah, air mata dan pengorbanan para pejuang di dalamnya. Tugas kita sekarang bukan lagi angkat senjata lawan penjajah, tapi gimana ngisi kemerdekaan dengan kerja, pengabdian dan kasih manfaat buat rakyat,” ujar Mukhlis dikutip Rabu (19/8/2026).

Upacara berlangsung sederhana namun penuh makna. Tidak ada sekat antara pejabat dan masyarakat. Seluruh peserta berdiri bersama untuk mengenang perjuangan para pendahulu bangsa yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, harta hingga nyawa demi lahirnya Indonesia yang merdeka.

Bagi Mukhlis, merayakan kemerdekaan bersama masyarakat menjadi pengingat bahwa kemerdekaan tidak datang secara tiba-tiba. Kemerdekaan diraih melalui perjuangan panjang para pahlawan dan rakyat Indonesia.

Karena itu, generasi saat ini memiliki tugas penting untuk mengisi kemerdekaan dengan berbagai hal yang bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, peringatan HUT Kemerdekaan tidak boleh berhenti pada seremoni upacara maupun perlombaan semata.

Momentum 17 Agustus, kata Mukhlis, harus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan membawa tanggung jawab bersama. Pemerintah harus mewujudkannya melalui pembangunan yang adil, membuka akses pendidikan dan kesehatan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memastikan pembangunan infrastruktur benar-benar dirasakan hingga pelosok.

Sementara bagi masyarakat, mengisi kemerdekaan dapat dilakukan dengan bekerja keras, menjaga persatuan, menghargai perbedaan, memperkuat gotong royong serta ikut menjaga lingkungan dan kehidupan sosial di sekitar.

“Petani harus terus semangat ningkatin hasil, pelajar harus belajar sungguh-sungguh, para pekerja kerja dengan baik, dan kita semua jaga persatuan. Itu bentuk perjuangan kita sekarang,” katanya.

Mukhlis juga mengajak generasi muda untuk tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa. Menurutnya, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.

Kehadiran para veteran dalam upacara tersebut, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini memiliki sejarah panjang dan penuh pengorbanan.

“Jangan sampai kita enak menikmati kemerdekaan tapi lupa sama orang-orang yang berjuang. Para veteran dan pejuang itu saksi sejarah. Dari mereka kita belajar kalau cinta bangsa harus dibuktiin dengan pengorbanan dan pengabdian,” ungkapnya.

Ia menegaskan, semangat kemerdekaan harus menjadi energi untuk membangun Indonesia yang lebih maju tanpa meninggalkan rakyat kecil. Pembangunan, menurutnya, harus tetap menempatkan kepentingan rakyat sebagai tujuan utama.

Kemerdekaan bukan hanya berarti terbebas dari penjajahan, tetapi juga memastikan setiap warga memiliki kesempatan untuk hidup lebih baik, mendapatkan pendidikan, memperoleh pekerjaan dan menikmati hasil pembangunan secara adil.

“Kalau dulu para pahlawan berjuang merebut kemerdekaan, sekarang tugas kita menjaga dan ngisinya. Jangan sampai kemerdekaan cuma jadi slogan. Harus ada karya, pengabdian, dan manfaat yang benar-benar dirasain rakyat,” tegasnya.

Upacara di halaman Rumah Juang tersebut menjadi gambaran sederhana mengenai makna kemerdekaan, ketika masyarakat dari berbagai latar belakang berkumpul, berdiri bersama, mengenang jasa para pahlawan dan menguatkan kembali tekad menjaga Indonesia.

Bagi Mukhlis, setelah bendera Merah Putih berkibar dan lagu kebangsaan dikumandangkan, perjuangan belum selesai. Kemerdekaan merupakan amanah yang harus terus dijaga, dirawat dan diisi dengan kerja nyata demi mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh rakyat.

Quote