Jakarta, Gesuri.id Wasekjen DPP PDI Perjuangan Bidang Komunikasi Adian Napitupulu mengingatkan generasi muda bahwa perjuangan membesarkan PDI Perjuangan tidak pernah lahir secara instan. Bahkan, pada masa Orde Baru, seseorang bisa ditangkap hanya karena mengenakan kaus bergambar Megawati Soekarnoputri dan Bung Karno.
Hal itu disampaikan Adian dalam Diskusi Tapak Tilas 30 Tahun Tragedi Kudatuli yang digelar PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (25/7).
Adian yang juga saksi hidup Peristiwa Kudatuli mengatakan pengalaman tersebut menjadi bukti bagaimana represifnya situasi politik saat itu.
Percaya atau tidak, dulu memakai kaus pro-Megawati dan Bung Karno saja bisa ditangkap. Saya ingat peringatan satu tahun Peristiwa 27 Juli, banyak teman-teman dirazia hanya karena memakai kaus Megawati, kata Adian.
Menurut Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDI Perjuangan itu, kisah-kisah seperti ini harus terus diceritakan kepada kader muda agar mereka memahami bahwa kebesaran partai dibangun melalui pengorbanan panjang.