Ikuti Kami

Megawati Minta Badan Riset PDI Perjuangan Bangun Kerja Sama dengan BRIN

Megawati menilai keberadaan badan riset sangat penting bagi partai politik.

Megawati Minta Badan Riset PDI Perjuangan Bangun Kerja Sama dengan BRIN
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Prof. Hj. Megawati Soekarnoputri saat melantik Badan Riset Analisis Kebijakan (BARAK) Pusat Masa Bakti 2025-2030 - Foto: DPP PDI Perjuangan

Jakarta, Gesuri.id – Ketua Umum PDI Perjuangan Prof. Hj. Megawati Soekarnoputri mendorong Badan Riset Analisis Kebijakan (BARAK) Pusat DPP PDI Perjuangan untuk memperkuat kerja berbasis riset dan analisis dalam membaca berbagai persoalan bangsa.

Hal itu disampaikan Megawati saat melantik Badan Riset Analisis Kebijakan (BARAK) Pusat, DPP Taruna Merah Putih (TMP) dan PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Masa Bakti 2025–2030 di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Selasa (11/8).

Megawati menilai keberadaan badan riset sangat penting bagi partai politik. Sebab, keputusan politik tidak boleh hanya didasarkan pada asumsi, tetapi harus ditopang data, kajian, dan kemampuan membaca perkembangan masyarakat.

Ia mengatakan, dirinya bahkan telah memikirkan agar Badan Riset Analisis Kebijakan Pusat PDI Perjuangan dapat membangun konektivitas dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

“Saya minta memang nanti secara resmi kita berkoneksi dengan BRIN,” kata Megawati.

Menurutnya, kerja riset harus menghasilkan sesuatu yang dapat digunakan untuk memperkuat kebijakan partai sekaligus memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional.

Megawati juga mengingatkan pentingnya cara berpikir dialektis dalam melihat persoalan bangsa.

“Bung Karno mengajarkan berdialektika. Saya sedang mengajarkan untuk berpikir secara dialektika,” ujarnya.

Ia mencontohkan berbagai persoalan ekonomi, pembangunan, wilayah, hingga kehidupan masyarakat yang tidak dapat dilihat secara sederhana.

Menurut Megawati, Indonesia memiliki kondisi geografis yang sangat kompleks sebagai negara kepulauan. Karena itu, kebijakan nasional harus mempertimbangkan perbedaan kondisi masyarakat dari satu daerah dengan daerah lainnya.

“Kalau di Jakarta, orang boleh dibilang sudah cukup enak, tapi tidak sama dengan daerah lain,” katanya.

Karena itu, Megawati meminta badan riset partai mampu turun melihat persoalan secara langsung, mengolah data, dan menghasilkan analisis yang relevan bagi perjuangan politik partai.

Quote