Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Erma Susanti, menegaskan PDI Perjuangan konsisten berdiri bersama rakyat dalam menjaga demokrasi dan hasil reformasi.
PDI Perjuangan dengan tegas menolak pilkada tidak langsung. Ini bukan sekadar persoalan teknis, tapi menyangkut hak konstitusional warga negara untuk memilih pemimpinnya secara langsung, tegas Erma.
Erma menilai sejumlah alasan yang kerap digunakan untuk mendorong perubahan undang-undang pilkada, seperti efisiensi anggaran dan upaya menekan politik uang, tidak tepat sasaran.
Baca:9 Prestasi MenterengGanjarPranowo Selama Menjabat Gubernur
Menurut Erma, keberadaan praktik money politic dan mahar politik bukanlah kesalahan rakyat.