Eva: Depresiasi Rupiah Jangan Dijadikan “Bola Politik”

Eva: siapa pun presidennya akan rugi kalau rupiahnya lemah.
Kamis, 06 September 2018 17:58 WIB Jurnalis - Gabriella Thesa Widiari

Jakarta, Gesuri.id Politikus PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari mengatakan depresiasi rupiah yang tengah melanda Indonesia tak selayaknya dijadikan bola politik untuk menjatuhkan pemerintahan saat ini. Hal itu karena siapapun pemerintahdan presidennya pasti merasa tidak diuntungkan dengan situasi pelemahan rupiah akibat krisis global seperti yang sedang terjadi.

Baca:Eva: Jangan Bangun Sentimen Negatif Soal PelemahanRupiah

Kalau rupiah lemah, tidak mempunyai kesempatan untuk memakmurkan rakyat karena siapa pun presidennya akan rugi kalau rupiahnya lemah. Jadi siapapun yang menang akan menjadi kesulitan kalau rupiah tak terkendalikan dari sekarang ini. Jadi aneh kalau kemudian menjadi bola politik, ujarnya di Gedung DPR RI Jakarta, Kamis (6/9).

Untuk itu, sebaliknya menurut Elva, harus bersikap produktif, menjadi pencari penyelesaian jangan malah mengaduk-aduk sentimen pasar, ketika rakyat bekerja dan masih percaya kepada pemerintah.

Pasalnya, pemerintah terpilih tentunya telah mendapatkan legitimasi dari rakyat, dan selama ini Eva melanjutkan, di kepemimpinan Presiden Jokowi fundamental bangsa ini telah baik dan banyak dipuji orang. Untuk itu, Eva menegaskan jika isu pelemahan rupiah ini dijadikan bola politik yang akan menggerus sentimen pasar maka fundamental bangsa ini akan berantakan.

Baca juga :