Jakarta, Gesuri.id - DPC PDI Perjuangan Kulon Progo menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di Panti Marhaen Kulon Progo, Minggu (3/5).
Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam melakukan penguatan struktur di tingkat kecamatan atau Pimpinan Anak Cabang (PAC).
Ketua DPC PDI Perjuangan Kulon Progo, Fajar Gegana, menyampaikan bahwa Musancab merupakan kelanjutan dari tahapan formal partai setelah selesainya pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) sebelumnya. Agenda ini berjalan sesuai dengan regulasi dan tahapan internal yang telah ditetapkan oleh organisasi.
"Hari ini kami mengadakan Musancab sesuai dengan tahapan partai. Ini merupakan proses lanjutan setelah Muscab, untuk melakukan pengisian struktur di tingkat PAC," ujarnya.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Fajar menjelaskan bahwa seluruh proses substansial, mulai dari tahap penjaringan, penyaringan, fit and proper test, hingga pengambilan keputusan akhir mengenai susunan pengurus, sepenuhnya merupakan ranah dan kewenangan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan. DPC dalam hal ini berperan sebagai fasilitator penyelenggaraan kegiatan di wilayah masing-masing.
"Proses ini adalah domainnya DPD, mulai dari penjaringan hingga keputusan akhir. Kami memfasilitasi dan menggelar agenda ini karena setiap kabupaten diwajibkan menggelarmya," katanya.
Terkait tingkat kehadiran peserta, Fajar menjelaskan bahwa antusiasme para kader. Tingkat kehadiran dalam Musancab hampir menyentuh angka 100 persen, sehingga peserta terpenuhi dan tahapan organisasi dapat dinyatakan sah untuk dijalankan.
"Peserta yang hadir hampir 100 persen dan sudah memenuhi kuota. Dengan terpenuhinya syarat ini, tahapan bisa berjalan lancar sehingga nantinya DPD dapat segera menerbitkan SK (Surat Keputusan) bagi kepengurusan PAC-PAC yang baru," ujarnya.
Dengan terbentuknya struktur PAC yang baru, PDI Perjuangan Kulon Progo diharapkan semakin solid dalam menjalankan mesin partai dan menyongsong agenda-agenda politik kedepan di wilayah Kabupaten Kulon Progo.
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemuda dan Olahraga, My Esti Wijayati, mengatakan, Musancab merupakan bagian dari penyegaran struktur sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
"Ini adalah konsolidasi rutin yang sudah diatur dalam AD/ART. Setelah perubahan di tingkat DPD dan DPC, kali ini kami menyusun struktur baru di tingkat PAC secara serentak," ujarnya.
Ia menambahkan, Kulon Progo merupakan titik keempat rangkaian konsolidasi ini setelah sebelumnya di Gunungkidul, Kota Yogyakarta, dan Sleman. Nantinya konsolidasi akan ditutup di Bantul.
My Esti menekankan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan mutlak terhadap instruksi partai. Menurutnya, seluruh kader wajib tunduk pada garis organisasi tanpa terkecuali.
"Tugas seluruh kader adalah taat pada AD/ART dan instruksi partai. Itu tidak ada tawar-menawar. Tidak boleh ada alasan suka atau tidak suka, karena itu adalah garis perjuangan yang harus ditempuh," ujarnya.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
My Esti menjelaskan bahwa penguatan struktur hingga tingkat terbawah menjadi kunci dalam menyiapkan kader terbaik yang dapat diterima masyarakat. Ia menginstruksikan jajaran DPC, termasuk Ketua DPC Kulon Progo, Fajar Gegana, untuk memastikan struktur partai terbentuk hingga tingkat Ranting (kelurahan) dan Anak Ranting (dusun).
My Esti juga mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat untuk bergabung menjadi pengurus PDI Perjuangan.
"Luar biasanya, di PDI Perjuangan pendaftarnya justru banyak. Bahkan di satu kecamatan bisa mencapai 17 pendaftar, padahal hanya satu yang dipilih melalui fit and proper test yang ketat," ucapnya.
Bagi peminat khususnya generasi muda yang tidak tertampung dalam struktur inti, disediakan ruang luas melalui organisasi sayap partai seperti Taruna Merah Putih, Banteng Muda Indonesia (BMI), dan lainnya.
"Kami membuka ruang bagi anak muda untuk bergabung melalui seleksi. Kami juga tetap membuka diri terhadap kritik internal yang konstruktif demi melihat kebijakan pemerintah maupun partai agar tetap sesuai pada jalurnya," ujarnya.

















































































