Jakarta, Gesuri.id Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menekankan pentingnya nilai-nilai luhur kebudayaan Nusantara sebagai sumber keteladanan dalam membangun bangsa.
Hal itu disampaikan Hasto dalam pagelaran wayang kulit yang digelar oleh DPP PDI Perjuangan di halaman Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, dalam rangka memperingati Hari Wayang Nasional, Jumat (7/11/2025) malam.
Pagelaran wayang bertema Bimo Labuh tersebut menampilkan dalang muda Ki Amar Pradopo dan dihadiri sejumlah tokoh partai, di antaranya Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat serta Wakil Bupati Ngawi, Mas Sando Wiyono.
Dalam sambutannya, Hasto menyampaikan permohonan maaf karena baru tiba dari Rote, Nusa Tenggara Timur wilayah paling selatan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Australia. Ia menegaskan bahwa kegiatan wayangan yang digelar partai bukan sekadar hiburan, tetapi bentuk syukur sekaligus penghormatan terhadap warisan budaya bangsa.
Pagelaran ini adalah bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan juga ungkapan terima kasih kepada seluruh masyarakat, terutama para pendukung PDI Perjuangan dan para pencipta kebudayaan Nusantara, ujar Hasto.