Refleksi Kudatuli, Hasto Ungkap Filosofi Akar Rumput yang Teguhkan Kepemimpinan Megawati

Filosofi Akar Rumput di Tengah Kudatuli: Hasto Sebut Kekuasaan Otoriter Tak Mampu Membungkam Rakyat
Minggu, 26 Juli 2026 15:33 WIB Jurnalis - Ananda Okctaviani

Jakarta, Gesuri.id Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, mengulas secara mendalam falsafah pergerakan rakyat bawah yang diistilahkan sebagai filosofi akar rumput saat memberikan pidato kebangsaan dalam peringatan 30 Tahun Kudatuli.

Upacara refleksi sejarah tersebut dilangsungkan secara khidmat di halaman Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro Nomor 58, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh senior partai di antaranya Sidarto Danusubroto, mantan jurnalis senior Widiarsi Agustina, segenap jajaran pengurus DPP Partai, serta sejumlah seniman dan tokoh pro-demokrasi. Sementara itu, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri menyaksikan seluruh rangkaian acara secara daring.

Dalam sambutannya, Hasto menegaskan kembali bahwa tindakan represif yang dilakukan oleh rezim Orde Baru pada 27 Juli 1996 pada hakikatnya bukanlah sekadar penyerangan terhadap sebuah gedung fisik kantor partai. Lebih dari itu, insiden berdarah tersebut merupakan bentuk serangan nyata terhadap keyakinan politik rakyat serta pembungkaman atas kemerdekaan bersuara.

Namun, rezim otoriter saat itu dinilai tidak memperhitungkan kekuatan militansi dari rakyat bawah yang tulus mendukung kepemimpinan Megawati Soekarnoputri.

Baca juga :