Ikuti Kami

PDI Perjuangan Sigi Hadirkan KPU, Bawaslu dan Kesbangpol Dalam Pendidikan Politik

Samuel: Mulai pagi tadi adalah pendidikan politik. Ada tiga narasumber utama yang kami undang dan dapat memberikan materi dengan baik.

PDI Perjuangan Sigi Hadirkan KPU, Bawaslu dan Kesbangpol Dalam Pendidikan Politik
Pendidikan Politik Digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sigi di Desa Maku, Kecamatan Dolo, Senin (31/8/2026).

Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sigi Samuel Yansen Pongi mengatakan pendidikan politik menjadi bagian penting untuk membekali para kader, khususnya pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang baru dilantik. Kegiatan tersebut digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sigi di Desa Maku, Kecamatan Dolo, Senin (31/8/2026).

“Mulai pagi tadi adalah pendidikan politik. Ada tiga narasumber utama yang kami undang dan dapat memberikan materi dengan baik kepada seluruh peserta,” kata Samuel.

Pendidikan politik tersebut berlangsung di kediaman Anggota DPRD Sulawesi Tengah, Nikolas Birro Allo, dan diikuti para pengurus PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Sigi. Kegiatan kemudian dirangkaikan dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pengurus PAC PDI Perjuangan periode 2025-2030.

Tiga narasumber yang dihadirkan berasal dari unsur penyelenggara pemilu dan pemerintah daerah, yakni Ketua KPU Sigi, Ketua Bawaslu Sigi, serta Kepala Kesbangpol Sigi Mohamad Riyadh.

Samuel mengatakan, kehadiran KPU, Bawaslu dan Kesbangpol memberikan perspektif yang lebih lengkap bagi para kader. Materi yang diberikan mencakup pemahaman mengenai kepemiluan, pengawasan proses demokrasi, hingga kehidupan politik dan pemerintahan di daerah.

Menurutnya, pendidikan politik tidak hanya ditujukan untuk menambah pengetahuan kader yang hadir, tetapi juga diharapkan dapat diteruskan kepada jajaran partai di tingkat bawah.

Para pengurus PAC diharapkan mampu meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada struktur partai di tingkat ranting hingga dusun. Hal tersebut sekaligus menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sigi setelah pelantikan PAC.

“Agenda kerja adalah konsolidasi di tingkat bawah, di tingkat desa, sampai tingkat ranting, sampai di dusun,” ujarnya.

Samuel menegaskan, penguatan struktur hingga tingkat bawah penting dilakukan agar seluruh kader memiliki pemahaman yang sama serta mampu menjalankan peran organisasi di tengah masyarakat.

Selain pembekalan terkait politik dan kepemiluan, para kader juga diarahkan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial serta program Pemerintah Kabupaten Sigi.

Salah satu perhatian yang disampaikan adalah imbauan Bupati Sigi agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan dan kebun secara sembarangan. Samuel meminta kader ikut menyampaikan imbauan tersebut kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

“Kader-kader PDI Perjuangan menyampaikan itu kepada masyarakat, bahkan mereka terlibat di dalamnya kalau ada kebakaran,” katanya.

Ia berharap kader PDI Perjuangan tidak hanya menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga aktif mengambil bagian dalam persoalan yang dihadapi masyarakat. Dengan demikian, keberadaan struktur partai hingga tingkat bawah dapat memberikan manfaat secara langsung bagi lingkungan sekitar.

Pendidikan politik tersebut menjadi bagian dari upaya DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sigi meningkatkan kapasitas kader sekaligus memperkuat struktur organisasi. Setelah para pengurus PAC dilantik, konsolidasi akan dilanjutkan secara berjenjang hingga tingkat ranting dan dusun.

Melalui pendidikan politik dan konsolidasi tersebut, para kader diharapkan memiliki pemahaman yang lebih kuat mengenai demokrasi, kepemiluan, serta peran organisasi di tengah masyarakat, sekaligus mampu berkontribusi dalam mendukung kegiatan sosial dan program pemerintah daerah.

Quote